Kamis, 17 Januari 2013

DPRD Bintan Belajar Pemekaran di Jambi

Kota Jambi_Hms: Sebanyak 6 orang anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bintan Kepulauan Riau  dipimpin Ketua  Komisi S. Simamora, pada hari Kamis (17/01) melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Jambi diterima oleh Staf Ahli Walikota Jambi Bidang Pemerintahan Iskandar Nasution dan Asisten Sekda Bidang Pemerintahan Syaiful Huda didampingi oleh Kepala Bappeda, Kabag Pemerintahan, Kabag Organisasi, Kabag Hukum dan Kabag Humas.

"Maksud kunjungan kami ini adalah untuk mempelajari dan mendapatkan masukan tentang pemekaran kecamatan dan kelurahan, bagaimana langkah-langkah dan strategi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Jambi dalam pemekaran yang telah dilakukannya." kata S. Simamora kepada para wartawan seusai pertemuan yang berlangsung di ruang utama balaikota Jambi.

Kami juga ingin mengetahui secara lebih mendalam tentang kendala atau hambatan yang dialami oleh pemerintah kota Jambi dan solusinya, lanjut Ketua Komisi I DPRD Kab Bintan.

Untuk diketahui bahwa Pemerintah Kota Jambi pada tahun 2002 telah memekarkan kelurahan dari 54 menjadi 62 kelurahan. Pada tahun 2009 Pemerintah Kota Jambi melakukan kajian akademik untuk melakukan pemekaran kecamatan yang ditargetkan pada tahun 2012 sudah dapat dilaksanakan, Sesuai hasil kajian tersebut akan ada tambahan 3 kecamatan baru hasil pemekaran Kecamatan Kota Baru, Kecamatan Jambi Timur, Kecamatan Jambi Selatan dan Kecamatan Telanaipura.
Namun rencana tersebut untuk sementara tertunda karena adanya surat edaran Menteri Dalam Negeri nomor 138/1056/SJ tanggal 27 Maret 2012 yang menyatakan terhitung 1 Agustus 2012 pembentukan kecamatan dan kelurahan baru dihentikan sementara sampai dengan setelah Pemilu 2014.***(dyt)

Senin, 14 Januari 2013

TP PKK Fasilitasi Pelatihan Membatik




Kota Jambi _ Hms: " Saya harapkan melalui pelatihan semacam ini masyarakat menjadi lebih kreatif dan dapat meningkatkan perekonomian mereka, dengan skill membatik yang akan mereka peroleh nantinya."
Hal ini disampaikan oleh Ketua TP PKK Kota Jambi, Ny. Roro Endah Nirwani Bambang ketika membuka Pelatihan Membatik Pemula di Sanggar Batik Mudung Laut pada hari Selasa (15/1)

Pada bagian lain sambutannya Ny. Roro Endah Nirwani Bambang berharap peserta mengikuti pelatihan secara sungguh-sungguh dan serius. Ketua TP PKK Kota Jambi juga menyambut baik dukungan yang diberikan oleh PT Bank Mandiri area Jambi untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat dalam bidang ekonomi.

Pelatihan Membatik Pemula diikuti oleh 35 orang peserta yang berasal dari Kecamatan Danau Teluk diselenggarakan melalui kerjasama TP PKK Kota Jambi dengan PT Bank Mandiri Area Jambi melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan, diselenggarakan secara gratis.****(dyt).

Jumat, 28 Desember 2012

UMKM Kota Jambi Terima Bantuan Peralatan

Untuk meningkatkan produktivitas dan mutu produk dari Koperasi dan UMKM di Kota Jambi menerima bantuan peralatan dari Pemerintah Kota Jambi yang diserahkan langsung oleh Walikota Jambi dr..HR.Bambang Priyanto pada hari Jum'at (28/12) bertempat di halaman Dinas Koperasi dan UMKM Kota Jambi.

Perkembangan Koperasi dan UMKM di Kota Jambi saat ini cukup menggembirakan, pada tahun 2012 ini jumlah koperasi sebanyak 745 Koperasi dan 12000 unit UMKM. Dari jumlah tersebut sebanyak 32 koperasi dan 205 UMKM pada tahun 2012 ini menerima bantuan peralatan berupa :
11 buah etalase toko, 21 buah etalase makanan, 30 buah kompor gas + tabung gas, 15 buah kuali, 30 buah kukusan, 15 buah panci, 30 lusin piring, 30 lusin mangkok, 31 lusin sendok, 35 lusin garpu, 26 buah neon box, 28 buah cash box, 18 buah mesin jahit, 4 unit mesin obras, 8 unit seller, 9 unit filling cabinet, 10 paket alat tata kecantikan, 5 paket alat tata busana, 5 paket alat tata boga, 5 paket alat perbengkelan, 30 buah blender, 22 unit freezer, 12 buah kursi plastik, 5 buah meja plastik, 1 unit alat pengukur kadar air madu, 1 unit alat pengaduk roti dan 1 unit alat pembuat mie.yang dananya berasal dari APBD Kota Jambi tahun 2012.


Sementara itu dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Koperasi dan UKM pada tahun anggaran 2012 Kota Jambi mendapat 2 paket bantuan masing-masing  :                                                         Penataan PKL dikawasan Tanggo Rajo berupa : 36 unit gerobak es tebu, 43 unit gerobak jagung bakar, 17 unit gerobak sate, 12 unit gerobak rokok, 9 unit gerobak bakso,7 unit gerobak nasi goreng, 3 unit gerobak jus buah, 2 unit gerobak gado-gado, 1 unit gerobak mie ayam, 1 unit gerobak siomay, 1 unit gerobak roti bakar dan 2 unit gerobak bandreks.








Penataan Mini Market Modern bagi koperasi untuk Koperasi Dara Jingga Rumah Sakit DKT Jambi senilai 65 juta rupiah.-(dyt)**** 

Minggu, 16 Desember 2012

RUMAH PINTAR KOTA JAMBI







       KOTA JAMBI, HMS-Di Kota Jambi sejak April 2011 sudah berdiri sebuah RUMAH PINTAR yang berlokasi di jalan Kompol Zainal Abidin No.3 Kelurahan  Budiman  Kecamatan  Jambi  Timur,  menempati gedung eks Perpustakaan Umum Kota Jambi.
        RUMAH PINTAR adalah rumah yang menyediakan berbagai fasilitas edukasi bagi anak, diaantaranya
sebagai : SENTRA BUKU sebagai pusat penyediaan dan pelayanan buku-buku bacaan,  kegiatan  disentra buku ini bertujuan untuk mengenalkan anak dengan buku, membangun minat baca dan menambah cakrawala pengetahuan anak.
         Dibagian lain terdapat pula SENTRA INFORMASI yang merupakan pusat penyediaan dan pelayanan teknologi komunikasi dan informasi agar masyarakat melek teknologi, kegiatan disentra  komputer  bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada anak tentang  teknologi  informasi  dan  dapat  bermain-main  sambil belajar dengan menggunakan komputer.
          Di RUMAH PINTAR Kota Jambi juga ada SENTRA BERMAIN  yang  menyediakan  dan melayani permainan edukatif bagi tumbuh kembang anak, disini disuguhkan fasilitas pembelajaran  dengan  pendekatan yang menyenangkan, sehingga anak dapat menggali pengetahuan dan mengembangkan semua  potensi kreatif yang ada pada dirinya.
          Pada hari Senin (17/12) satu  lagi fasilitas  diresmikan  oleh  Walikota Jambi dr.HR.Bambang Priyanto yakni SENTRA KONSULTASI GIZI, yang merupakan pusat informasi dan konsultasi tentang tumbuh kem-
bang dan kesehatan anak.
          Dalam sambutannya  walikota  mengingatkan bahwa anak memerlukan banyak campur tangan orang dewasa dalam menuju masa depannya, dan salah satu yang terpenting adalah dalam proses pertumbuhan dan perkembangan anak, terutama dalam masa balita. Pada masa balita keseimbangan antara asupan gizi dan kebutuhan gizi haruslah menjadi perhatian, karena keadaan gizi yang seimbang ini tidak hanya penting bagi pertumbuhan yang normal, tetapi juga bagi proses lainnya termasuk proses perkembangan anak, kecerdasan, pemeliharaan kesehatan dan unutk melaksanakan aktivitas sehari-hari.
          " Karena itu Klinik Gizi Rumah Pintar yang diresmikan hari ini merupakan salah satu wadah yang nanti nya diharapkan mampu menjadi contoh bagi masyarakat Kota Jambi dalam upaya memenuhi gizi masyarakat terutama anak-anak." jelas walikota.(dyt)****

Jumat, 16 November 2012

Produk Petani Kota Jambi Masuk Hotel

JAMBI, HUMAS. Para petani sayur-sayuran kota Jambi boleh tersenyum karena mulai Jum'at (16/11) sayur-sayuran produksi mereka mulai masuk beberapa hotel berbintang di kota Jambi.Dua grup hotel berbintang di kota Jambi yakni Grand Hotel Grup dan Pundi Hotel Grup bersedia menerima pasokan sayuran dari Kelompok Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Kota Jambi, yang dituangkan dalam suatu Memorandum of Understanding (Mou) yang ditandatangani kedua belah dan disaksikan oleh Walikota Jambi dr.H.R. Bambang Priyanto dan Ketua BPD PHRI Jambi, Akani Hilmie.

Dalam MoU tersebut tertuang pernyataan pihak kelompok tani yang bersedia memasok sayur kebutuhan hotel dan kesediaan pihak menerima pasokan sayuran dari para petani. Ada tujuh jenis sayuran kategori prima tiga (aman konsumsi) yang akan langsung dipasok ke hotel dengan harga 30% lebih tinggi dari harga pasaran.

"Penandatanganan MoU ini merupakan suatu wujud nyata keseriusan pihak PHRI untuk turut memajukan pembangunan dan pengembangan sektor pariwisata serta industri pendukungnya di kota Jambi." kata Ketua BPD PHRI Jambi, Arkani Hilmi dalam sambutannya. Lebih lanjut dikatakannya bahwa kerjasama ini sudah lama direncanakan dan dibicarakan antara pemerintah kota Jambi, BPD PHRI dan perwakilan kelompok tani.

Walikota Jambi dr.HR.Bambang Priyanto menyambut baik kerjasama ini

Senin, 05 November 2012

2 Ranperda Perubahan Kota Jambi disetujui menjadi Perda

Jambi, (PemkoJbi-Hms) Rapat Paripurna DPRD Kota Jambi selasa (6/11)  dengan  agenda  penyampaian kata akhir fraksi-fraksi dewan  terhadap 2 Ranperda  atas  perubahan   Peraturan Daerah nomor 10 Tahun 2008   tentang   Pembentukan  Organisasi Dinas-dinas   Daerah Kota Jambi  dan  perubahan   kedua  atas Peraturan  Daerah Kota  Jambi  nomor 11  Tahun  2006  tentang Pembentukan Organisasi Lembaga Teknis Daerah Kota Jambi , akhirnya menyetujui kedua Ranperda tersebut menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Melalui jurubicaranya , masing-masing fraksi menyetujui perubahan Dinas Pendapatan Daerah Kota Jambi menjadi Dinas Pendapatan Kota Jambi, Kantor Pengelola Pasar Kota Jambi menjadi Dinas Pasar Kota Jambi, Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kota Jambi menjadi Dinas Polisi Pamong Praja dan Perlindungan Masyarakat, Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu menjadi Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pindu, Bagian Keuangan dan Bagian Perlengkapan menjadi Badan Pengelola Keuangan dan Asset Daearah Kota Jambi, serta Dinas Pemadam Kebakaran Kota Jambi menjadi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jambi.


Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Jambi H.Zainal Abidin didampngi oleh para wakil ketua dewan masing-masing R.Suandy, Maesita Arifin dan A,Fauzi serta dihadiri oleh Wakil Walikota Jambi M.Sum Indra serta anggota Forkompinda Kota Jambi, para kepala SKPD, Camat, Lurah dan pimpinan organisasi lainnya.(dyt)***.

Sabtu, 27 Oktober 2012

Pencanangan Bank Sampah se Kota Jambi

Jambi (PemkoJbi-Hms) Masalah sampah yang selalu menjadi beban pemerintah dan masyarakat perkotaan, karena setiap hari produksi sampah selalu bertambah sementara pengelolaannya belumlah memadai. Di Indonesia penanganan sampah sebenarnya sudah diatur melalui UU nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, yang antara lain disebutkan bahwa pengelolaan sampah merupakan kewajiban bersama antara pemerintah daerah dan masyarakat. Salah satu alternatif Penerapan 3R dalam pengelolaan sampah ditingkat masyarakat adalah melalui pengembangan Bank Sampah.
Bank Sampah mengandung pengertian sebagai tempat masyarakat/nasabah menabung sampah di tempat/bank yang telah ditentukan. Pada Bank Sampah masyarakat menabung dalam bentuk sampah yang telah dikelompokkan sesuai jenisnya, mereka juga mendapatkan nomor rekening dan buku tabungan.
Melaksanakan UU nomor 18 Tahun 2088 tentang Pengelolaan Sampah, Pemerintah Kota Jambi pada hari kamis (25/10) melakukan pencanangan pembentukan Bank Sampah se Kota Jambi yang dilakukan langsung oleh Walikota Jambi dr.HR.Bambang Priyanto bertempat di Kantor Lurah Sijenjang Kecamatan Jambi Timur.
Dalam sambutannya Walikota antara lain mengatakan  bahwa sampah merupakan materiaL sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses, untuk itu sampah perlu dikelola melalui kegiatan/tahapan pengumpulan, pengangkutan, pemrosesan, pendaur-ulangan, atau pembuangan material sampah. "Material sampah yang dihasilkan dari kegiatan manusia harus dikelola untuk mengurangi dampak negatifnya terhadap kesehatan, lingkungan, atau keindahan. Prinsip dasar pengelolaan sampah yang ramah lingkungan harus diawali dengan perubahan cara kita memandang dan memperlakukan sampah." tegas walikota.
"Untuk itu saya mengajak kita semua untuk segera merubah cara pandang dan perlakuan kita terhadap sampah, melalui keberadaan Bank Sampah yang membuat sampah memilki nilai jual ekonomi", lanjutnya.
Kepala Dinas KPP Kota Jambi Mukhlis selaku penanggung jawab kegiatan ini dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan pencanangan ini adalah antaralain: salah satu stratergi penerapan 3R dalam pengelolaan sampah dan sebagai tindak lanjut dari Rencana Aksi Gerakan Indonesia Bersih (GIB) serta penerapan sistem pengelolaan sampah dengan tabungan sampah di Bank Sampah berbasis masyarakat.
Dijelaskan oleh Mukhlis bahwa di Kota Jambi saat ini telah terbentuk 18 Bank Sampah yang tersebar di seluruh kecamatan.(dyt)***